Pasukan Israel menewaskan tiga lagi warga Palestina dalam 24 jam terakhir di Jalur Gaza, sehingga menambah jumlah korban jiwa akibat genosida Israel sejak Oktober 2023 menjadi 73.329 orang, demikian pernyataan Kementerian Kesehatan pada hari Senin, sebagaimana dilaporkan Anadolu.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian tersebut menyebutkan bahwa rumah-rumah sakit di wilayah yang diblokade itu menerima tiga jenazah, termasuk dua orang yang tewas akibat tembakan Israel dan satu orang lainnya yang meninggal karena luka-luka sebelumnya.
Kementerian juga menyatakan bahwa 12 orang yang terluka telah dipindahkan ke rumah sakit dalam 24 jam terakhir, sehingga total jumlah korban luka mencapai 174.009 orang.
Meskipun gencatan senjata telah diberlakukan sejak 10 Oktober 2025, militer Israel terus melancarkan serangan harian di Gaza, yang menewaskan sedikitnya 1.203 warga Palestina dan melukai 3.900 orang lainnya.
Kesepakatan gencatan senjata tersebut dicapai setelah dua tahun genosida yang dilancarkan Israel sejak 8 Oktober 2023, yang telah menyebabkan kehancuran luas yang berdampak pada 90% infrastruktur sipil, dengan perkiraan biaya rekonstruksi oleh PBB mencapai sekitar 70 miliar dolar AS. [SHR]