Bayi Lahir Prematur Membludak, NICU RS di Gaza Penuh Sesak

Unit perawatan intensif neonatal di Rumah Sakit Al-Tahrir—bagian dari Kompleks Medis Nasser di Khan Younis, Gaza selatan—beroperasi jauh melampaui kapasitasnya di tengah lonjakan kelahiran prematur dan kelangkaan pasokan medis penting; demikian disampaikan oleh seorang dokter di fasilitas tersebut.

Dokter spesialis anak, Darwish Abu al-Khair mengatakan bahwa unit neonatal tersebut mengalami tingkat kepadatan tertinggi sejak didirikan pada tahun 2000.

Menurut Abu al-Khair, rumah sakit menerima 10 bayi prematur pada tanggal 4 September, sehingga jumlah bayi baru lahir yang dirawat di unit tersebut mencapai 54 bayi.

Ia menyebutkan bahwa angka tersebut setara dengan sekitar 200 persen dari kapasitas unit, sementara rumah sakit juga menghadapi kekurangan obat-obatan dan oksigen yang kritis.

Kondisi yang terlalu padat ini memaksa staf medis—dalam beberapa kasus—untuk menempatkan lebih dari satu bayi baru lahir di dalam inkubator yang sama, ungkap Abu al-Khair kepada Quds Press.

Ia mengaitkan tekanan yang meningkat pada unit tersebut dengan lonjakan kelahiran prematur dan kelainan bawaan, yang menurutnya dipicu oleh malnutrisi, penurunan kondisi kesehatan ibu hamil, serta berbagai dampak akibat perang di Gaza. Kaitan-kaitan ini mencerminkan penilaian dokter tersebut sebagaimana dilaporkan oleh Quds Press.

Kementerian Kesehatan Gaza sebelumnya telah melaporkan kelangkaan obat-obatan, peralatan, dan berbagai pasokan lainnya secara luas di seluruh sistem layanan kesehatan wilayah tersebut.

Kementerian menyatakan bahwa terdapat 5.493 bayi yang lahir di Gaza pada bulan Agustus; angka bulanan tertinggi yang tercatat di wilayah tersebut sejak awal tahun 2026.

Peningkatan angka kelahiran yang dilaporkan ini terjadi di saat rumah sakit-rumah sakit di Gaza terus beroperasi di bawah tekanan berat akibat pengungsian penduduk, kerusakan infrastruktur kesehatan, serta kelangkaan pasokan medis. [SHR]

Berbagi artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *