Bayi baru lahir di Gaza berisiko meninggal karena kekurangan makanan, obat-obatan, dan perlengkapan medis akibat blokade Israel.
Dokter Palestina mengatakan nyawa bayi baru lahir terancam, terutama karena kekurangan makanan dan obat-obatan khusus bayi.
Dokter anak yang bekerja di Kompleks Medis Nasser menekankan bahwa bayi baru lahir, jika mereka lemah atau lahir dengan penyakit, membutuhkan makanan, obat-obatan, dan perawatan medis tambahan.
Mereka mengatakan, bahkan kebutuhan dasar dan penting ini tidak dapat dipenuhi karena blokade Israel.
Sejak awal Maret, pasukan pendudukan telah mencegah masuknya pasokan medis, makanan, atau perlengkapan penting lainnya, yang memperburuk krisis kesehatan yang sudah mengerikan di Jalur Gaza.
Pakar PBB dan kelompok hak asasi manusia telah memperingatkan bahwa ini adalah bagian dari kebijakan genosida Israel dan upaya untuk membersihkan Gaza dari warga Palestina untuk mencaplok sepenuhnya wilayah tersebut. [SHR]