UNRWA: Blokade Israel ‘Hancurkan’ Anak-anak Gaza

Blokade Israel yang menghentikan masuknya bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza berdampak buruk pada anak-anak di daerah kantong yang dilanda perang itu, demikian peringatan Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) pada hari Rabu (9/4/2025), Anadolu melaporkan.

“Sudah lebih dari lima minggu sejak blokade yang diberlakukan Israel menghentikan masuknya bantuan dan pasokan penting ke Gaza,” kata UNRWA. “Air bersih, makanan, tempat tinggal, dan perawatan medis semakin langka. Dampaknya pada anak-anak sangat buruk.”

Sejak 2 Maret, Israel telah menutup penyeberangan Gaza dan memblokir masuknya pasokan penting, termasuk makanan, air, dan obat-obatan, yang memperburuk kondisi kemanusiaan yang sudah memburuk di daerah kantong itu.

“Di Gaza utara, anak-anak tidak mencari mainan atau pensil mereka, tetapi air,” UNRWA menegaskan. “Mereka tidak pergi ke sekolah, tetapi mendorong kereta dorong untuk membantu mengambil sesuatu guna menghilangkan dahaga mereka.”

Pada hari Sabtu, tentara Israel menghentikan aliran air ke Gaza, yang secara efektif memutus 70 persen pasokan air di Jalur Gaza.

Tentara Israel melanjutkan serangan mematikannya di Gaza pada tanggal 18 Maret dan sejak itu telah menewaskan hampir 1.500 warga Palestina dan melukai 3.700 lainnya. Serangan itu menghancurkan gencatan senjata dan perjanjian pertukaran tahanan di daerah kantong yang ditandatangani pada bulan Januari.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengancam minggu lalu untuk meningkatkan serangan demi memuluskan rencana Presiden AS, Donald Trump untuk mengusir paksa warga Palestina dari Jalur Gaza. [SHR]

Berbagi artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *