PLO Galang Boikot Internasional Rezim Baru Israel

Anggota Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Saleh Raafat menyerukan pada hari Minggu untuk boikot internasional terhadap rezim baru Israel untuk memaksanya menerima legitimasi internasional.

Berbicara kepada Suara Palestina, Raafat mengatakan bahwa kesepakatan di antara pihak-pihak yang mengambil bagian dalam koalisi baru Israel “berdasarkan apartheid dan diskriminasi”.

Dia menambahkan, “Strategi rezim baru Israel didasarkan pada lebih banyak tindakan keras dan terorisme terhadap rakyat Palestina,” menekankan “ini membuat persatuan nasional menjadi darurat lebih dari sebelumnya.”

Raafat memperingatkan pembentukan komite kementerian baru yang khusus membangun dan memperluas permukiman di Tepi Barat dan Yerusalem Timur yang diduduki.

Pejabat PLO menggambarkan rezim Israel sebagai “rezim pemukim” karena termasuk menteri yang tinggal di permukiman.

Sebelumnya, Otoritas Palestina, Fatah dan Presiden PLO, Mahmoud Abbas mengatakan bahwa slogan rezim baru Israel adalah “apartheid dan diskriminasi ras”. [SHR]

Berbagi artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *