Militer Israel Hancurkan Rumah Warga Palestina di Dekat Betlehem

Militer Israel merobohkan sebuah rumah milik warga Palestina di kota Al-Khader, dekat Betlehem di Tepi Barat yang diduduki, pada hari Senin dengan dalih bangunan tersebut didirikan tanpa izin, demikian dilaporkan Anadolu.

Rumah satu lantai seluas sekitar 100 meter persegi itu adalah milik seorang warga Palestina bernama Muhammad Ali Salim Musa.

Menurut kantor berita resmi Palestina, WAFA, pasukan Israel menggerebek dan mengepung kawasan Umm Rukbe di sebelah selatan Al-Khader sebelum melaksanakan pembongkaran tersebut.

WAFA menyebutkan bahwa kawasan Umm Rukbe telah lama menjadi sasaran tindakan Israel, termasuk pembongkaran, perintah penghentian pembangunan, dan surat pemberitahuan pembongkaran.

Para pejabat Palestina menyatakan bahwa praktik-praktik semacam itu bertujuan untuk meningkatkan tekanan terhadap penduduk, memaksa mereka meninggalkan tanah mereka, dan membuka jalan bagi aktivitas permukiman ilegal Israel.

Langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari kebijakan lama Israel yang menyasar pembangunan oleh warga Palestina di sebagian besar wilayah Tepi Barat yang diduduki—khususnya di Area C—melalui pembongkaran dan pembatasan pembangunan dengan dalih tidak adanya izin.

Berdasarkan Kesepakatan Oslo II tahun 1995, Area A berada di bawah administrasi penuh Palestina, sementara Area B berada di bawah kendali sipil Palestina dan kendali keamanan Israel.

Area C tetap berada di bawah kendali penuh Israel dan mencakup sekitar 61% wilayah Tepi Barat yang diduduki.

Eskalasi tindakan Israel di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, sejak Oktober 2023 telah mengakibatkan tewasnya 1.169 warga Palestina dan melukai 12.666 orang, selain penangkapan terhadap 23.000 orang dan pengungsian 33.000 warga, menurut data pihak Palestina. [SHR]

Berbagi artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *