Dalam 4 Hari, Israel Serang 10 Bangunan UNRWA Termasuk Sekolah dan Klinik di Gaza

Komisaris Jenderal Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), Philippe Lazzarini, mengatakan pada hari Minggu (14/9/2025) bahwa Israel telah mengebom 10 gedung Badan tersebut di Kota Gaza selama empat hari terakhir. Gedung-gedung tersebut termasuk tujuh sekolah dan dua klinik yang saat ini digunakan sebagai tempat penampungan bagi ribuan pengungsi.

Dalam beberapa hari terakhir, Israel telah memulai serangan bertahap untuk menghancurkan gedung-gedung hunian tinggi di Kota Gaza. Hal ini telah membuat lebih banyak keluarga kehilangan tempat tinggal dan memaksa mereka ke dalam kondisi pengungsian yang sulit. Organisasi-organisasi hak asasi manusia telah memperingatkan bahwa tujuannya adalah untuk mendorong penduduk pindah ke selatan di bawah rencana Israel-Amerika untuk mengusir mereka ke luar Jalur Gaza.

Dalam sebuah unggahan di X, UNRWA mengutip pernyataan Lazzarini: “Tidak ada tempat yang aman di Gaza. Tidak seorang pun yang aman.”

Ia menambahkan: “Serangan udara di Kota Gaza dan wilayah utara semakin intensif. Semakin banyak orang terpaksa pergi, bingung dan tidak yakin, menuju ke tempat yang tidak diketahui.”

Mengomentari situasi di Gaza, Lazzarini memperingatkan: “Kami terpaksa menghentikan layanan kesehatan di Beach Camp, satu-satunya layanan kesehatan yang tersedia di utara Wadi Gaza,” dan menambahkan: “Layanan air dan sanitasi vital kami kini hanya setengah kapasitas.” [SHR]

Berbagi artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *