Badan Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mengumumkan pada hari Minggu bahwa Israel telah menghancurkan 90% atau 9 dari 10 sekolah di Jalur Gaza, termasuk sekolahnya sendiri, telah hancur akibat penembakan Israel dan perlu dibangun kembali agar dapat digunakan kembali.
Human Rights Watch (HRW) sebelumnya menyatakan bahwa tentara Israel telah mengebom lebih dari 500 sekolah yang menampung para pengungsi di Jalur Gaza sejak awal perang pada Oktober 2023.
Penembakan tersebut telah menewaskan ratusan warga sipil Palestina, menurut HRW, yang menekankan bahwa Israel telah menggunakan amunisi buatan AS untuk melakukan serangan tersebut.
HRW menyebut penargetan Israel terhadap sekolah-sekolah yang menampung para pengungsi di Jalur Gaza sebagai serangan “melanggar hukum”, apa pun alasannya. [SHR]