Bunuh Jurnalis, Israel Ingin Bebas Lakukan Pembantaian

Israel telah membunuh jurnalis Al Jazeera untuk mencegah liputan pembantaian besar yang akan dilakukannya, kata Direktur Rumah Sakit Al-Shifa pada hari Senin.

“Pendudukan (Israel) sedang mempersiapkan pembantaian besar di Gaza, tetapi kali ini tanpa suara atau gambar,” kata Dr. Mohammed Abu Salmiya kepada Anadolu.

“Mereka ingin membunuh dan mengusir warga Palestina dalam jumlah terbesar di Kota Gaza, tetapi kali ini tanpa suara Anas, Mohamed, Al Jazeera, dan semua saluran satelit,” katanya.

Tentara Israel menyerang tenda jurnalis di dekat Rumah Sakit Al-Shifa di Kota Gaza bagian barat pada Minggu malam, menewaskan lima jurnalis, termasuk koresponden Al Jazeera Anas al-Sharif dan Mohamed Qraiqea, menurut kantor berita tersebut. [SHR]

Berbagi artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *