Bersandar pada tongkatnya, punggungnya yang bungkuk makin menambah beratnya pengungsian demi pengungsian akibat pengusiran paksa…
Tampak seorang wanita tua Palestina berjalan tertatih, bertaruh nyawa, berupaya menjauh dari utara Gaza bersama salah satu kerabat yang menuntunnya, dengan langkah demi langkah gontainya yang lelah, dia terus menapaki jalan sekadar untuk mencari tempat berlindung yang layak untuk sisa usianya..
Begitulah warga Palestina di Gaza, menjalani hidup mereka hari demi hari dengan mengalami “pengungsian yang tak henti-hentinya”. [SHR]