Kelalaian Medis Israel Tewaskan Tahanan Palestina

Ibu dari Nasser Abu Hmeid telah lama menunggu pembebasan putranya yang terkena kanker dari penjara Israel. Namun kini, dia akan menunggu selamanya karena rezim pendudukan Israel telah membunuh putranya dengan mempraktikkan kelalaian medis.

Nasser yang berusia lima puluh tahun dipindahkan dari Penjara Ramle ke Pusat Medis Shamir (Pusat Medis Assaf Harofeh) oleh pasukan pendudukan kemarin setelah kesehatannya memburuk dengan cepat.

Nasser didiagnosis memiliki semacam kanker di kakinya pada Agustus 2021, yang seharusnya segera diangkat, tetapi dokter mengatakan dia cukup menjalani pengobatan kemoterapi. Otoritas penjara Israel pun terus menunda aksesnya untuk pengobatan, sampai kanker tersebut menyebar ke seluruh tubuhnya. Demikian Komisi Urusan Tahanan dan Mantan Tahanan mengumumkan hari ini. [SHR]

Berbagi artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *