Kepala Kepolisian Paris, Patrice Faure, pada hari Selasa melarang demonstrasi pro-Palestina yang direncanakan untuk hari Rabu—bertepatan dengan peringatan tiga tahun serangan 7 Oktober 2023 di Israel—dengan alasan adanya “risiko gangguan ketertiban umum”.
“Atas permintaan Menteri Dalam Negeri Laurent Nunez, saya mengeluarkan perintah untuk melarang demonstrasi ‘menentang genosida di Gaza dan menuntut penghormatan terhadap gencatan senjata’ di Paris pada hari Rabu,” ujar Faure melalui platform media sosial X.
Ia menyatakan bahwa demonstrasi semacam itu dapat menimbulkan “risiko gangguan ketertiban umum yang signifikan,” seraya merujuk pada “ancaman terorisme yang tinggi” serta tindakan antisemitisme yang “tetap berada pada tingkat yang sangat tinggi secara historis” di seluruh Prancis.
“Mengingat hal ini, dan dengan mempertimbangkan semua risiko yang telah diidentifikasi, merupakan tanggung jawab saya untuk menjamin keselamatan semua orang. Oleh karena itu, saya memutuskan untuk melarang demonstrasi ini,” tambah Faure.
Perang genosida yang dilancarkan Israel di Gaza sejak tiga tahun lalu telah menewaskan lebih dari 74.000 orang, melukai jauh lebih banyak lagi, serta menghancurkan sebagian besar infrastruktur di wilayah tersebut. [SHR]