Meskipun gencatan senjata telah disepakati, tentara Israel menargetkan area perumahan di Gaza timur pada hari Jumat, lapor Anadolu.
Serangan tersebut menargetkan sebuah bangunan tiga lantai di dekat Persimpangan Asqula di lingkungan Zaytoun.
Api dan asap tebal membubung dari area tersebut setelah serangan.
Israel terus melanggar kesepakatan gencatan senjata meskipun ada pengumuman pada bulan Januari oleh pemerintahan AS bahwa fase kedua perjanjian tersebut telah dimulai. Fase tersebut mencakup penarikan tambahan pasukan Israel dari Gaza dan peluncuran upaya rekonstruksi, yang menurut perkiraan PBB akan menelan biaya sekitar 70 miliar dolar.
Gencatan senjata menghentikan serangan Israel yang dimulai pada Oktober 2023 dan berlangsung lebih dari setahun, menewaskan hampir 72.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 171.000 lainnya, serta menghancurkan sekitar 90 persen infrastruktur Gaza.
Meskipun gencatan senjata telah disepakati, tentara Israel terus melanggarnya, menewaskan 574 warga Palestina dan melukai 1.518 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Gaza. [SHR]