Lima ekor domba mati pada hari Selasa setelah para pemukim menyemprotkan bahan kimia beracun di lahan di desa Kisan, sebelah timur Betlehem di Tepi Barat, menurut WAFA.
Sumber-sumber lokal mengatakan para pemukim menyemprotkan pestisida beracun di lahan di bagian utara desa.
Bahan kimia tersebut membunuh domba-domba yang sedang merumput di padang rumput dan tanaman di daerah tersebut.
Tepi Barat dan Yerusalem telah mengalami peningkatan pelanggaran dan serangan Israel. Menurut Pusat Informasi Palestina, terdapat 7.066 pelanggaran yang tercatat pada November 2025, yang mengakibatkan kematian 25 warga Palestina dan cedera pada 309 lainnya. [SHR]