Badai Musim Dingin Tewaskan 12 Warga Gaza

Badai musim dingin dahsyat yang melanda Jalur Gaza telah menewaskan sedikitnya 12 warga Palestina, termasuk anak-anak, akibat hujan deras, suhu beku, dan angin kencang yang memicu runtuhnya bangunan-bangunan yang hancur akibat bom, membanjiri kamp-kamp pengungsi, dan membuat keluarga-keluarga terpapar cuaca dingin ekstrem, menurut Kementerian Dalam Negeri Gaza, Kantor Media Gaza, Pertahanan Sipil, dan sumber-sumber medis, seperti dilaporkan Anadolu.

Kementerian Dalam Negeri Gaza mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka mencatat 12 insiden runtuhnya bangunan yang sebelumnya terkena serangan Israel sejak badai dimulai pada hari Rabu, yang mengakibatkan kematian sedikitnya delapan orang, termasuk anak-anak, dan cedera pada beberapa orang lainnya. Runtuhnya bangunan tersebut disebabkan oleh hujan deras dan angin kencang.

Beberapa orang masih hilang di bawah reruntuhan rumah yang runtuh pada hari Jumat di lingkungan al-Karama di Kota Gaza setelah hujan lebat, kata Kementerian tersebut, menambahkan bahwa ruang gawat darurat menerima lebih dari 4.300 panggilan darurat dari warga di seluruh Jalur Gaza sejak hari Rabu.

Tim Pertahanan Sipil dan polisi, yang didukung oleh pekerja kota, terus melanjutkan operasi penyelamatan “meskipun dengan kemampuan yang sangat terbatas dan peralatan yang sudah usang,” kata Kementerian tersebut. [SHR]

Berbagi artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *