Indonesia dan Iran sepakat untuk menegaskan komitmen kedua negara terus mendukung perjuangan rakyat Palestina. Kedua negara juga sepakat mendorong penuntasan krisis kemanusiaan di Afghanistan.
Hal ini merupakan salah satu poin pembahasan dalam pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Presiden Iran Seyyed Ebrahim Raisi di Istana Bogor, Jawa Barat.
“Dengan terus menyuarakan akses pendidikan bagi perempuan di Afganistan dan terus memberikan bantuan kemanusiaan,” ucap Jokowi dalam konferensi pers di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/5/2023).
Sementara itu, Presiden Iran Sayyid Ebrahim Raisi mengungkapkan rakyat Palestina harus segera bebas dari penindasan. Sedangkan, perempuan dan anak di Afghanistan juga berhak menempuh berbagai jenjang pendidikan.
Raisi menjelaskan berkat Revolusi Islam di Iran, anak perempuan dan perempuan hadir di berbagai bidang seperti politik, sosial, budaya, pendidikan, kesehatan dan medis.
Dalam kunjungan perdana Presiden Iran tersebut ditandatangani 10 kesepakatan kerja sama kedua negara, yaitu: Bidang preferensi perdagangan, pemberantasan peredaran gelap narkotika, zat psikotropika dan prekursornya, bidang Ilmu pengetahuan (Iptek) dan inovasi, jaminan produk halal, pengembangan sektor energy, regulasi di bidang produk farmasi, biologi, obat tradisional, kosmetik dan pangan olahan, pembebasan visa bagi pemegang paspor diplomatik dan dinas, bantuan administrasi timbal balik di bidang kepabeanan, promosi perdagangan, dan program pertukaran kebudayaan. [SHR]