10 Pelajar YamanTerluka Akibat Serangan Drone Saudi

 

Sebuah pesawat tanpa awak milik koalisi militer Arab Saudi melesatkan misil ke wilayah Dali’, barat daya Yaman dan mengenai sekolah Zaid Al-Sharji. Setidaknya sepuluh pelajar terluka menurut laporan media setempat Al-Mashirah, Ahad, 28 November 2021. 

Tidak lama kemudian, serangan udara kembali menghantam sebuah stasiun bahan bakar dekat sekolah tersebut. Korban luka dari warga sipil pun bertambah.

Sehari sebelumnya, pesawat tempur Saudi juga membombardir desa Dhahaban di pinggir Ibu Kota Sana’a. Akibatnya, sejumlah bangunan dan infrastruktur desa hancur. Menurut sumber Al-Mashirah, aksi brutal ini mencerminkan kesengajaan Saudi menjadi sipil sebagai target.   

Sementara korban meninggal telah mencapai dua ratus ribu lebih sejak agresi melanda Yaman pada Maret 2015. Ketika itu, Riyadh dan koalisi militernya yang didukung penuh oleh Amerika Serikat meluncurkan perang melawan negara termiskin di Asia Barat ini.

Mereka menyerang tetangganya di bagian selatan itu lantaran ingin mengembalikan penguasa boneka Abdu Rabbuh Mansour Hadi di Sana’a. Koalisi juga berhasrat menghancurkan kelompok perlawanan di Yaman, Houthi Ansarullah.

Kebanyakan korban tewas dari kalangan anak-anak dan perempuan. Jutaan masyarakat Yaman terancam bencana kelaparan akibat lulu lantaknya infrastruktur dalam negeri.  

Walau telah memorakporandakan negara lain, Saudi belum juga mencapai tujuannya. Bahkan dengan perkembangan poros perlawanan yang dibantu angkatan bersenjata Yaman, menurut berbagai pengamat, Saudi hampir mustahil menduduki Sanaa.[]

Berbagi artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published.