Kemenangan Besar Palestine Chronicle

Setelah lebih dari dua tahun berperkara, gugatan terhadap Palestine Chronicle dan editornya, Ramzy Baroud, berakhir di pengadilan federal Amerika Serikat. Tiga penggugat—Almog Meir Jan, Shlomi Ziv, dan Andrey Kozlov—meminta perkara dicabut. Hakim Distrik AS Tiffany M. Cartwright mengabulkannya pada 15 September 2026.

Perkara itu bermula pada Juli 2024. Para penggugat, yang merupakan warga Israel dan sebelumnya menjadi sandera di Gaza, menggugat People Media Project yang menaungi Palestine Chronicle, Baroud, dan pihak lain. Gugatan yang telah diamendemen pada 2025 menuduh media tersebut turut bertanggung jawab atas penyekapan melalui penerbitan laporan Abdallah Aljamal, jurnalis Palestina yang kemudian tewas dalam operasi pembebasan para sandera pada Juni 2024.

Palestine Chronicle membantah tuduhan tersebut sepanjang proses hukum. Dalam putusan 15 September, pengadilan mengabulkan permohonan para penggugat untuk mencabut perkara tanpa prejudice, artinya perkara tersebut ditutup tanpa putusan yang melarang pengajuan kembali berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku. Permintaan pihak tergugat agar biaya perkara dibebankan kepada penggugat juga ditolak.

Pengacara Daniel Kovalik menyebut berakhirnya perkara sebagai “kemenangan besar” bagi kebebasan pers. Baroud mengatakan perkara itu semestinya gugur sejak awal dan menilai tidak ada bukti yang menunjukkan kesalahan pihaknya.

Di tengah sengketa hukum itu berdiri sosok Aljamal. Ia mengirimkan banyak laporan dari Gaza pada enam bulan pertama perang, terutama tentang kehidupan warga biasa. Bagi Baroud, justru suara orang-orang yang jarang terdengar itulah yang menjadi alasan laporan Aljamal diterbitkan.

Kini gugatan itu telah ditutup. Namun perkara tersebut meninggalkan pertanyaan yang lebih panjang daripada umur berkasnya: ketika laporan dari tengah perang dibawa ke ruang pengadilan, siapa yang sebenarnya sedang diadili—sebuah tuduhan, sebuah redaksi, atau hak untuk menceritakan perang dari sisi mereka yang mengalaminya?

Catatan: angka korban jurnalis dalam naskah sumber sesuai dengan data IFJ yang diperbarui Agustus–September 2026: sedikitnya 240 jurnalis dan pekerja media Palestina di Gaza telah tewas. [SHR]

Berbagi artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *