Militer Israel telah menghancurkan lebih dari 300 rumah selama tiga hari terakhir di lingkungan Zeitoun di Jalur Gaza tengah sebagai bagian dari rencana pendudukan yang sedang berlangsung, Anadolu melaporkan.
Mahmoud Basal, juru bicara Pertahanan Sipil di Gaza, mengatakan pada hari Rabu bahwa tentara Israel telah melancarkan serangan besar-besaran di Zeitoun, dengan sengaja menargetkan permukiman warga sipil.
Ia mencatat bahwa pasukan Israel khususnya menargetkan bangunan-bangunan berlantai lima atau lebih, dan akibat bahan peledak yang digunakan, bangunan-bangunan di sekitarnya juga telah hancur.
Beberapa rumah hancur saat penghuninya masih berada di dalam, menyebabkan korban jiwa, dengan pembongkaran yang dilakukan tanpa peringatan sebelumnya dan pemboman hebat yang mencegah tim pertahanan sipil menjangkau korban luka.
Israel menghadapi kecaman yang semakin besar atas perang genosidanya di Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 61.700 orang sejak Oktober 2023. [SHR]