Indonesia telah menangguhkan rencananya untuk mengerahkan hingga 8.000 tentara ke wilayah Palestina di Gaza, demikian diumumkan oleh seorang anggota Kabinet pada hari Selasa.
“Semuanya ditunda,” kata Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi setelah rapat koordinasi di Kementerian Pertahanan, seperti dilaporkan Antara News pada hari Rabu.
Jakarta telah menjanjikan pasukan untuk dikerahkan di bawah Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) ke wilayah Palestina yang hancur di Gaza.
Prasetyo menyebutkan “situasi keamanan regional yang memburuk sebagai alasan utama penundaan yang tidak pasti” dalam bergabung dengan misi ISF, yang mendapat persetujuan dari Dewan Keamanan PBB November lalu setelah resolusi yang dipimpin AS.
Sebelumnya, Presiden Indonesia Prabowo Subianto juga mengatakan rencana Jakarta untuk mengirim pasukan penjaga perdamaian ke Gaza sekarang “ditunda”.
Ketegangan regional di Timur Tengah telah meningkat sejak AS dan Israel memulai perang dengan Iran pada 28 Februari, yang memicu pembalasan oleh Teheran terhadap Tel Aviv dan pangkalan AS di wilayah Teluk yang lebih luas.
Konflik tersebut telah menewaskan lebih dari 1.200 orang, termasuk pejabat senior Iran, menurut laporan regional. [SHR]