Ben-Gvir ‘Obral’ Lisensi Senjata untuk Pemukim Ilegal Israel

Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir pada hari Rabu menyetujui penambahan 18 permukiman di Tepi Barat yang Diduduki ke dalam daftar komunitas yang berhak mendapatkan izin atau lisensi senjata api pribadi, sebagai bagian dari kebijakan “reformasi senjata” yang sedang berlangsung.

Menurut pernyataan dari Kementerian Keamanan Nasional, keputusan tersebut berlaku untuk permukiman di Shomron, Binyamin, Gush Etzion, dan Lembah Yordania, termasuk permukiman Sanur. Langkah ini memungkinkan penduduk permukiman tersebut untuk mengajukan izin senjata api pribadi dan mengaktifkan kembali apa yang disebut “tim kesiapan” dan keamanan pribadi.

Kementerian berdalih bahwa langkah ini dimaksudkan untuk memperkuat apa yang digambarkan sebagai “kemampuan pertahanan diri” para pemukim dan untuk memastikan respons cepat terhadap insiden hingga kedatangan pasukan tentara atau polisi.

Ben-Gvir mengatakan perluasan izin senjata api telah terbukti efektif, mengeklaim bahwa warga sipil bersenjata telah membantu menggagalkan serangan dan mencegah infiltrasi. Ia menambahkan bahwa para pemukim memiliki “hak moral” untuk membela diri dan keluarga mereka, dan mendesak warga yang memenuhi syarat untuk mengajukan permohonan senjata api.

Angka resmi yang dirilis oleh Kementerian menunjukkan bahwa lebih dari 240.000 pemukim telah memperoleh izin senjata api pribadi sejak diluncurkannya reformasi tersebut, dibandingkan dengan sekitar 8.000 izin yang dikeluarkan pada tahun sebelumnya.

Keputusan tersebut menuai kritik dari pengamat Palestina, Arab, dan internasional, yang memperingatkan bahwa terus berlanjutnya persenjataan para pemukim memicu kekerasan dan memperburuk ketegangan di Tepi Barat yang Diduduki di tengah peningkatan perluasan permukiman dan serangan pemukim ilegal Israel. [SHR]

Berbagi artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *