Deklarasi Solidaritas Hamas untuk Warga Nablus

Hamas merilis statemen berisi deklarasi solidaritasnya untuk warga Nablus yang sedang diblokade. Faksi ini juga meminta seluruh pejuang Palestina untuk mengintensifkan perlawanan demi melindungi Quds dan Masjid Aqsa.

Sejak 2 pekan lalu, Rezim Zionis telah memblokade kota Nablus, dengan dalih meluasnya operasi perlawanan warga Palestina dan keberadaan anggota faksi Arin al-Usud di kota tersebut.

Tentara Israel telah memblokir pintu masuk kota dengan pos pemeriksaan militer dan gundukan tanah, sementara pesawat tak berawak Israel terbang secara kontinu di atas kota tersebut.

Blokade ini dilakukan setelah serangan penembakan yang dilakukan oleh kelompok Arin al-Usud di dekat Nablus yang menewaskan seorang tentara Israel.

Blokade ini tak ayal menyebabkan dampak ekonomi di kota yang memiliki kepentingan industri dan komersial tertentu bagi Tepi Barat itu. Rezim Israel juga menyatakan bahwa blokade akan berlanjut tanpa batas.  

Menanggapi hal ini, dalam statemennya Hamas menyatakan bahwa berlanjutnya blokade kota Nablus dan kamp-kamp pengungsi Tepi Barat oleh Israel adalah sebuah kejahatan mutlak. Meski demikian, blokade ini tidak akan bisa mengalahkan tekad perlawanan dan keteguhan rakyat Palestina.

“Blokade Nablus kembali membuktikan kegagalan sistem keamanan Rezim Penjajah dalam menghadapi keteguhan dan kepahlawanan bangsa Palestina,” kata Hamas.

“Spirit penduduk Tepi Barat dan sambutan mereka kepada para pejuang serta pemuda revolusioner kembali membuktikan bahwa kita menyaksikan sebuah intifada nasional; kebangkitan yang menunjukkan iman dan keyakinan bangsa terhadap opsi perlawanan menyeluruh sebagai cara pembebasan dan kepulangan para pengungsi,” lanjut Hamas, dikutip dari Shehab News.

Hamas kemudian menyeru PBB untuk bertanggung jawab menyatakan Rezim Zionis sebagai penjahat perang atas langkah agresifnya terhadap bangsa, negeri, dan kesucian Islam, serta mendesak Badan Dunia itu mendukung perjuangan dan hak bangsa Palestina untuk merdeka, termasuk untuk memulangkan para pengungsi.

Di bagian lain deklarasinya, Hamas mengapresiasi keteguhan jemaah iktikaf di Quds dan Masjid Aqsa sebagai bentuk pembelaan terhadap tempat-tempat suci tersebut. [SHR]

Berbagi artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *