Yaman: PBB Bersekongkol dengan Koalisi Agresor Saudi

PBB terbukti tidak benar-benar serius mengatasi banyak persoalan di Yaman akibat agresi yang dilancarkan oleh Koalisi Agresor yang dipimpin Saudi.

Itulah sebabnya pihak Sanaa menyerukan dilakukannya peninjauan kembali atas keterlibatan Badan Dunia itu dalam mengakhiri agresi dan blokade atas Yaman.

Perlunya keterlibatan pihak netral menurut Sanaa adalah karena keterlibatan PBB dalam melaksanakan kewajibannya terhadap gencatan senjata kemanusiaan dan militer tidak mencerminkan perannya sebagai organisasi internasional.

Seorang anggota delegasi perunding Sanaa, Abdul-Malik al-Ajri mengatakan dalam sebuah tweet di akun pribadinya, “Kinerja buruk PBB dalam menerapkan persyaratan gencatan senjata kemanusiaan di #Yemen, membuat perannya harus dipertimbangkan kembali.”

Al-Ajri menyerukan keterlibatan pihak-pihak regional atau internasional yang netral dalam mensponsori setiap perjanjian dan memastikan pelaksanaannya.

Sementara itu, Menteri Perhubungan di Pemerintahan Sanaa, Amer Al-Marani membenarkan bahwa PBB justru terlibat persekongkolan dengan pihak Koalisi Agresor Saudi dalam mencegah kapal dan penerbangan serta tidak melaksanakan apa yang telah disepakati dalam gencatan senjata PBB.

Al-Marani mengindikasikan bahwa tiga minggu setelah gencatan senjata diumumkan di bawah naungan PBB, sejauh ini tidak ada satu pun yang tercapai.

Sebaliknya, PBB justru terus mengingkari kewajibannya untuk melaksanakan syarat-syarat gencatan senjata kemanusiaan di Yaman, dan pada saat yang sama selalu mengabaikan segala pelanggaran yang dilakukan pihak Koalisi Agresor Saudi. [SHR]

Berbagi artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published.