Twitter Tutup Akun Jubir Militer Yaman, UEA Girang

Twitter menutup akun juru bicara militer Yaman, Brigadir Jenderal Yahya Sare’e. Akun berbahasa Arab Yahya terblokir sejak Sabtu, 9 April 2022.

Akun dengan nama ‘army21ye’ ini aktif sejak November 2018 dan telah memiliki 300 ribu lebih pengikut sebelum nonaktif. Di laman akunnya kini tertulis “Twitter menutup akun karena melanggar aturan”. Tak ada informasi detail terkait aturan yang dilanggar.

Pejabat tinggi bidang komunikasi Uni Emirat Arab, Jaber Al Lamki, mengapresiasi langkah Twitter. “Saya senang melihat perusahaan besar media sosial mengambil tanggung jawab sosial dengan menutup akun juru bicara kebencian dan teror,” kata Jaber di akun twitternya, 10 April, dengan mengunggah laman twitter Yahya. “Terima kasih Twitter..”

Selain jumpa pers, Yahya juga menggunakan twitter untuk menyampaikan perkembangan informasi ke masyarakat terkait agresi militer koalisi Arab Saudi-UEA di Yaman. Selain itu, ia juga aktif mengabarkan perkembangan operasi pembebasan yang dilakukan tentara Yaman dan kelompok perlawanan Ansarullah Houthi.

Meski akunnya telah ditutup, ia masih memiliki akun lain yang menggunakan bahasa Inggris. Yahya juga mengumumkan akan membuat akun baru lagi untuk bahasa Arab.

***

Sejak Maret 2015, Saudi, UEA dan koalisi militernya yang didukung penuh oleh Amerika Serikat meluncurkan perang melawan Yaman, negara termiskin di Asia Barat.

Mereka menyerang tetangganya di bagian selatan tersebut lantaran ingin mengembalikan penguasa boneka Abdu Rabbuh Mansour Hadi di Sana’a. Koalisi juga berhasrat menghancurkan kelompok perlawanan di Yaman, Houthi Ansarullah.

Selain menelan banyak korban tewas, agresi dan blokade Saudi terhadap Yaman mengakibatkan jutaan masyarakat Yaman terancam bencana kelaparan.

Walau telah memorakporandakan negara lain, Saudi belum juga mencapai tujuannya. Bahkan dengan perkembangan poros perlawanan yang dibantu angkatan bersenjata Yaman, menurut berbagai pengamat, Saudi hampir mustahil menduduki Sanaa.[]

Berbagi artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published.