Saudi Hujani Yaman 3 Juta Bom Kluster Sejak 2015

Koalisi militer Arab Saudi telah menjatuhkan lebih dari 3 juta bom kluster di Yaman sejak Maret 2015. Demikian laporan lembaga penanganan ranjau di Yaman (YEMAC), 5 April 2022.

Jumlah ini berdasakan temuan di 15 provinsi dan 70 distrik Yaman. Direktur lembaga, Brigjen Ali Safra mengatakan, pihaknya mengidentifikasi 15 tipe bom yang dijatuhkan pesawat tempur koalisi.

Bom kluster telah menelan 3.921 korban tewas dari penduduk sipil di Yaman per 30 Maret 2022. Sebanyak 119 di antaranya adalah anak-anak dan 39 wanita.

Bom klaster atau curah merupakan sebuah wadah yang berisi banyak bom kecil (sub-munitions). Wadah ini dapat berupa misil, roket atau alat lainnya yang biasanya dijatuhan dari udara.

Menurut lembaga kemanusiaan Humanity and Inclusion, jumlah bom yang jatuh ke daratan dan tidak meledak langsung dapat mencapai 40 persen. Meski demikian bom-bom yang berserakan di atas tanah itu tetap aktif dan dapat meledak sewaktu-waktu.

***

Sejak Maret 2015, Riyadh dan koalisi militernya yang didukung penuh oleh Amerika Serikat meluncurkan perang melawan negara termiskin di Asia Barat ini.

Mereka menyerang tetangganya di bagian selatan tersebut lantaran ingin mengembalikan penguasa boneka Abdu Rabbuh Mansour Hadi di Sana’a. Koalisi juga berhasrat menghancurkan kelompok perlawanan di Yaman, Houthi Ansarullah.

Selain menelan banyak korban tewas, agresi dan blokade Saudi terhadap Yaman mengakibatkan jutaan masyarakat Yaman terancam bencana kelaparan.  

Walau telah memorakporandakan negara lain, Saudi belum juga mencapai tujuannya. Bahkan dengan perkembangan poros perlawanan yang dibantu angkatan bersenjata Yaman, menurut berbagai pengamat, Saudi hampir mustahil menduduki Sanaa.[]

Tasnim

Berbagi artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published.