7 Tahun Invasi Udara Saudi di Yaman Telan 46 Ribu Korban Sipil


Tujuh tahun serangan udara koalisi militer Arab Saudi di Yaman telah menyeret setidaknya 46.262 korban jiwa. Mereka semuanya adalah warga sipil Yaman termasuk wanita dan anak-anak, berdasarkan catatan lembaga kemanusiaan Ain Al-Insania Center for Rights and Development. 

Dari total korban, 17.734 warga terbunuh, termasuk 4.017 anak dan 2.434 wanita. Sementara 28.528 warga lainnya menjadi korban luka. 

Selain memakan korban jiwa, invasi udara koalisi Saudi menghancurkan 630.479 fasilitas layanan ekonomi dan 12.613 infrastruktur di darat maupun di laut. 

Ain Al-Insania menyebut koalisi merusak 15 bandar udara, 16 pelabuhan, 340 pembangkit tenaga listrik, 2.091 fasilitas pemerintahan, 609 stasiun komunikasi dan jaringan,  6.743 jalan dan jembatan. 

Sejak 26 Maret 2015, Arab Saudi dan koalisi militernya yang didukung penuh oleh Amerika Serikat meluncurkan perang melawan negara termiskin di Asia Barat ini.

Mereka menyerang tetangganya di bagian selatan itu lantaran ingin mengembalikan penguasa boneka Abdu Rabbuh Mansour Hadi di Sana’a. Koalisi juga berhasrat menghancurkan kelompok perlawanan di Yaman, Houthi Ansarullah.

Selain ribuan korban jiwa, jutaan masyarakat terancam bencana kelaparan akibat agresi dan blokade. 

Walau telah memorakporandakan negara lain, Saudi belum juga mencapai tujuannya. Bahkan dengan perkembangan poros perlawanan yang dibantu angkatan bersenjata Yaman, menurut berbagai pengamat, Saudi hampir mustahil menduduki Sanaa.[]


Yemen Press Agency


 

Berbagi artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published.