Gelar Operasi Pembalasan Terbaru, Yaman Serang Kedalaman Wilayah Saudi dengan Belasan Drone

Angkatan Bersenjata Yaman diketahui telah melakukan serangkaian operasi pembalasan terbaru dalam menanggapi agresi dan blokade atau pengepungan berkelanjutan Koalisi Agresor Saudi terhadap rakyat Yaman.
Lewat operasi pembalasan tersebut, Yaman kembali meluncurkan serangkaian besar serangan dengan belasan pesawat tak berawak atau drone, jauh menyasar kedalaman wilayah Saudi.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat (11/3/2022) sore, Jubir Angkatan Bersenjata Yaman, Brigadir Jenderal Yahya Saree mengonfirmasi peluncuran serangan militer yang dijuluki “Operasi Pembongkaran Pertama Pengepungan”, yang menargetkan kilang Aramco di Ibu Kota Saudi, Riyadh dengan sembilan pesawat tak berawak, termasuk tiga pesawat tak berawak jenis Sammad-3.
Selain itu, operasi tersebut menargetkan fasilitas Aramco di Jizan dan Abha, dan situs sensitif lainnya dengan enam drone tipe Sammad-1.
Brigadir Jenderal Yahya Saree membenarkan bahwa operasi ini dilakukan “sebagai tanggapan atas blokade yang tidak adil terhadap rakyat kami dan larangan masuk produk turunan minyak”.
Dia menyimpulkan pernyataannya dengan mengatakan, “Angkatan Bersenjata Yaman mampu, dengan dukungan Allah, memikul tanggung jawab mereka terhadap rakyat dan negara mereka pada tahap kritis ini, dan sampai akhir agresi serta pencabutan total pengepungan terhadap Yaman.” []
Berbagi artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published.