Protes Kehadiran Perwakilan Israel, Delegasi Akademik Kuwait Tinggalkan Konferensi Ilmiah di Bahrain

Delegasi akademik Kuwait meninggalkan konferensi ilmiah yang diadakan di Universitas Bahrain sebagai protes atas kehadiran delegasi Israel, Al Khaleej melaporkan pada hari Jumat (4/3/2022) kemarin.
Liga Pemuda Kuwait untuk Yerusalem memposting di Twitter: “Delegasi universitas Kuwait meninggalkan kuliah yang disampaikan oleh seorang perwakilan Israel dari Universitas Tel Aviv yang diadakan di Universitas Bahrain”.
Ia menambahkan: “Semua salut atas sikap delegasi… Normalisasi telah dan akan terus menjadi tirani”.
Ketua Liga Pemuda Kuwait untuk Yerusalem, Mosaab Al-Motawaa menyatakan: “Penarikan delegasi Kuwait menegaskan kembali sikap resmi Kuwait yang jelas menolak semua bentuk normalisasi dengan rezim pendudukan.”
Al-Motawaa menambahkan: “Sikap seperti itu menjadi salah satu senjata yang melukai rezim pendudukan Israel yang menyebabkan kerusakan padanya.”
Fakultas administrasi bisnis di Universitas Bahrain mengumumkan mengadakan konferensi pada 2 dan 3 Maret, tanpa mencatat bahwa delegasi Israel berpartisipasi dalam acara tersebut.
Sebelumnya pada bulan Januari, delegasi budaya Kuwait juga memboikot Festival Sastra Emirates Airline karena partisipasi seorang penulis Israel.
Seperti diketahui, Uni Emirat Arab dan Bahrain menandatangani kesepakatan normalisasi dengan Israel pada September 2020, dengan mantan Presiden AS, Donald Trump sebagai penengah kesepakatan itu. []
Berbagi artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published.