Hamas dan Hizbullah Bertemu Bicarakan Syekh Jarrah

Poros perlawanan Hamas dan Hizbullah bertemu di Beirut, Lebanon, 26 Februari. Keduanya mendiskusikan agresi dan aksi kekerasan Israel di tanah Palestina.

Pada kesempatan ini, Kepala Biro Politik Hamas, Saleh Arouri, bertukar pandangan dengan Sekretaris Jenderal Hizbullah, Sayid Hasan Nasrallah. Khususnya terkait pengusiran paksa yang dilakukan tentara Tel Aviv terhadap warga Syekh Jarrah di Yerusalem Timur.

Tindakan represi Israel berulang kali terjadi di Syekh Jarrah. Termasuk kepada warga Palestina yang melakukan aksi protes pengusiran dan pemberian lahan Syekh Jarrah kepada pemukim ilegal Yahudi.

Sejak Tel Aviv menduduki Yerusalem Timur pada 1967, sejumlah organisasi pemukim Israel mengklaim kepemilikan tanah di Syekh Jarrah. Mereka bahkan mengajukan tuntutan hukum terhadap warga Palestina setempat. Padahal mayoritas masyrakat internasional menilai ekspansi pemukiman Israel merupakan tindakan ilegal. 

Saleh Arouri dan Nasrallah juga mendiskusikan ihwal perkembagan terakhir poros perlawanan melawan Israel dan situasi politik terkini di Kawasan. Di antara isu politik ialah normalisasi sejumlah negara Arab dengan Israel. Hamas dan Hizbullah berpandangan, para emir yang meneken normalisasi ini hanya ingin menjadi pelayan Zionis.[]       

Tasnim News

Berbagi artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published.