Pasukan Israel Lukai 82 Demonstran Palestina Anti-Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Sedikitnya 82 warga Palestina mengalami luka-luka pada Jumat (4/2/2022) ketika pasukan Israel menembakkan peluru berlapis karet dan gas air mata untuk membubarkan demonstrasi di berbagai daerah di Tepi Barat yang diduduki, Anadolu News Agency melaporkan.
Dalam sebuah pernyataan, Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan tim medisnya merawat 79 warga Palestina di desa Beita dan Beit Dajan, dan kota Nablus di selatan dan timur.
Mereka menambahkan bahwa sembilan warga Palestina terluka oleh peluru berlapis karet dan 70 lainnya yang kemudian dirawat di lapangan, menderita inhalasi gas air mata.
Sementara itu, tiga warga Palestina lainnya terluka oleh peluru logam berlapis karet selama protes mingguan di kota Kafr Qaddoum, kantor berita resmi Palestina, WAFA, melaporkan.
Setiap minggu, warga Palestina mengadakan demonstrasi menentang permukiman ilegal Yahudi di berbagai bagian Tepi Barat, terutama di desa Beita, Beit Dajan, dan Kafr Qaddoum.
Perkiraan Israel dan Palestina menunjukkan ada sekitar 650.000 pemukim yang tinggal di 164 permukiman dan 116 pos terdepan di Tepi Barat, termasuk di Yerusalem yang diduduki.
Padahal sejak lama diketahui bahwa di bawah hukum internasional, semua permukiman Yahudi di wilayah pendudukan dianggap ilegal. []
Berbagi artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published.