Bukan Hoaks tapi Fakta, Israel Blak-blakan Ingin Buka Hubungan Resmi dengan Indonesia

Sebagai satu-satunya rezim apartheid di dunia yang sampai saat ini masih menjajah Palestina, Israel justru blak-blakan soal keinginannya membuka hubungan dengan Indonesia, salah satu negara yang dalam kebijakan luar negerinya secara tegas tetap mendukung Palestina merdeka. 
Bagi rezim Zionis, meski tidak dalam waktu dekat, RI disebut sebagai salah satu dari dua negara yang mereka incar dan diharapkan bisa bermitra di masa mendatang.
Hal ini seperti yang bditegaskan Menteri Luar Negeri Israel, Yair Lapid. Ia mengungkapkan tengah mencari cara memperluas “Kesepakatan Abraham”, yang dibuat di zaman Presiden AS Donald Trump, terkait kerja sama Israel dengan beberapa negara Muslim.
“Jika Anda bertanya kepada saya negara penting mana yang sedang kami incar, Indonesia adalah salah satunya,” tegasnya seraya menyebut juga Arab Saudi, dikutip Reuters, Selasa (26/1/2022).
Israel memang tengah gencar membuka hubungan dengan negara mayoritas Muslim. Melalui Kesepakatan Abraham, hingga kini Israel telah membuka hubungan dengan Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Sudan, dan Maroko.
Lapid menambahkan bahwa “negara-negara kecil” yang tidak dia identifikasi juga akan menyusul. Targetnya dalam dua tahun mendatang.
Pekan lalu, Pemerintah RI menegaskan masih mustahil membuka hubungan dengan Negeri Yahudi itu. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah menyebut prinsip RI masih menginginkan kemerdekaan Palestina dari penjajahan Israel.
“Mengenai hal-hal yang banyak diberitakan soal RI-Israel saya catat ini tak bisa dikonfirmasi. Prinsip kita soal Palestina tidak berubah,” tegasnya.
Sebelumnya, Trump sempat menawarkan kucuran investasi menggiurkan jika Indonesia mau membuka diri ke Israel. Bahkan menurut pernyataan US International Development Finance Corp angkanya mencapai US$2 miliar atau setara 28,7 triliun rupiah. []
Berbagi artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published.