Agresor Saudi Ketakutan Sejumlah Kota Perbatasannya Direbut Tentara dan Pejuang Yaman

Agresor Saudi dikabarkan telah mengirim sejumlah pasukan bayaran dan para anteknya di Yaman ke beberapa kota di perbatasan.
Langkah ini diambil Riyadh setelah Tentara Yaman berhasil merangsek maju di kota-kota Jizan dan Najran, dan sukses menduduki kawasan-kawasan luas di kedalaman wilayah Saudi.
Milisi bayaran ini pada awalnya akan dikirim ke Ma’rib untuk membantu kaki tangan Saudi. Namun dinamika terbaru lapangan memaksa Riyadh mengganti prioritasnya melindungi kota-kotanya di perbatasan, karena dikhawatirkan akan jatuh ke tangan Tentara dan Pejuang Yaman.
Pengiriman milisi bayaran ke perbatasan Saudi dilakukan di saat para kaki tangan Riyadh sendiri sudah kehilangan kekuatan mereka di Yaman. Hal ini lebih jelas terlihat dalam sejumlah front pertempuran di Ma’rib.
Seperti diketahui, dalam sebulan terakhir Provinsi Ma’rib menjadi ajang pertempuran dahsyat antara Tentara dan Pejuang Rakyat Yaman melawan milisi pro-Hadi.
Sumber-sumber Yaman mengabarkan, sebanyak 53 komandan dan perwira tinggi pasukan Hadi tewas dalam beberapa bulan terakhir di medan perang. Kini hanya sedikit perwira yang bisa mengomandani pasukan infanteri pro-Hadi.
Hingga saat ini, Tentara Yaman terus menggencarkan operasi pembebasan kota Ma’rib, yang dianggap sebagai jantung Pemerintahan Hadi. Kali ini mereka menuju kota dari arah selatan dan tenggara.
Mencermati kemajuan dan rentetan kemenangan yang dicapai Tentara dan Pejuang Yaman belakangan ini, sejumlah pengamat mulai berkesimpulan bahwa pembebasan Ma’rib akan menjadi akhir dari riwayat Pemerintahan Hadi dan Koalisi Saudi di Yaman. []
Berbagi artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published.